Yang perlu dipersiapkan sebelum membuat website sendiri adalah:

  1. memiki domain dan hosting (sewa)
  2. memilih CMS yang akan digunakan

Domain & Hosting

Apa itu nama domain?

Nama domain adalah alamat website kita. Setiap website memiliki nama domain yang unik sehingga mudah dikunjungi. Contoh nama domain; www.bikinwebsendiri.com, www.google.com, www.wordpress.com, dll.

Nama domain tidak selalu diakhiri dengan akhiran .com. Ada banyak akhiran domain seperti .net, org, co, co.id, or.id, dll. Semua akhiran nama domain tersebut diistilahkan  dengan Top Level Domain (TLD). Selengkapnya tentang domain bisa dibaca di sini.

Panduan Memilih Domain dan Hosting - Panduan Membuat Website

Sumber: http://www.ezaroorat.com/

Apa itu hosting?

Hosting adalah tempat dimana website kita berada. Pada hosting, kita dapat menyimpan semua file pendukung website, seperti: teks, video, gambar, audio, basis data, dan website itu sendiri.

Untuk memudahkan pemahaman, nama domain adalah nomor rumah kita, sedangkan hosting adalah lahan dimana rumah kita dibangun.

Apakah perlu memiliki nama domain dan hosting sendiri?

Jawabannya, perlu.

Saat ini layanan domain yang gratis juga ada. Namun dengan nama domain sendiri akan membuat website kita tampak lebih profesional daripada mendompleng pada nama domain milik orang lain.

Coba bandingkan dua alamat website ini: www.tokosaya.com dengan www.tokosaya.blogspot.com, keren yang mana? Jelas yang pertama. Singkat dan mudah diingat.

Penyedia hosting gratis juga banyak. Namun dengan menyewa hosting sendiri kita memiliki keleluasan dalam mengatur, mengelola, dan mengembangkan website tanpa terkendala aturan-aturan pada hosting gratis. Bahkan kita tidak bisa komplain jika tiba-tiba website kita hilang atau terhapus. Kebetulan saya pernah mengalaminya sendiri. 🙁

Rugi, bukan?

Rugi biaya, tenaga, pikiran dan perasaan ... 🙁

Harga domain dan hosting?

Harga sewa domain berkisar antar 9 ribu/bulan sedangkan hosting mulai dari 17 ribu/bulan. Cukup murah. Bahkan jauh lebih murah dari harga semangkuk bakso Wonogiri + es teh. 🙂

Saya 110% yakin, menyewa domain dan hosting selama 1 tahun tidak akan membuat kantong Anda jebol. 😀

Dimana menyewa domain dan hosting?

Penyedia jasa penyewaan domain dan hosting cukup banyak. Ada yang berlokasi dari dalam dan luar negeri. Berikut ini yang saya rekomendasikan:

Dalam negeri

  1. Niagahoster *
  2. Domosquare *
  3. Dewaweb

Luar negeri

  1. Hawkhost *
  2. Fastcomet

*) Tempat saya berlangganan saat ini.

Kalau ditanya mana yang terbaik, tentu jawabannya setiap penyedia layanan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kalau Anda ragu, Anda bisa menyewa di tempat saya berlangganan saat ini. Alhamdulillah sejauh ini baik-baik saja, dan yang terpenting CS-nya siap membantu permasalahan website kita.

Catatan:

Jika Anda memutuskan untuk menggunakan jasa hosting luar negeri, pastikan Anda menguasai bahasa Inggris minimal pasif. Kalau tidak bisa bahasa Inggris, bagaimana cara ngobrol dengan CS-nya kalau tiba-tiba web Anda bermasalah? 😀

Oh iya, satu hal lagi. Penyedia hosting luar negeri tidak menerima pembayaran melalui transfer bank, mereka menerima pembayaran melalui kartu kredit dan Paypal. Pertimbangkan juga soal ini jika Anda memutuskan untuk menyewa pada penyedia hosting luar negeri.

Bagaimana Cara memilih nama domain?

Memilih nama domain itu gampang-gampang susah. Terkadang kita sudah mengidamkan nama domain yang pas, ternyata domain tersebut sudah keburu dimiliki orang lain.

Namun tidak perlu bingung, Anda dapat mengikuti panduan di bawah ini dalam memilih domain:

  1. Jika website personal, Anda bisa menggunakan domain namaAnda.com
  2. Jika website perusahaan/instansi,  maka domain namaInstansiAnda.com atau namaPerusahaanAnda.com bisa dijadikan pilihan.
  3. Atau gunakan opsi berikut ini, Anda bisa juga menggunakan nama domain berdasarkan jenis bisnisAnda, misalnya jualbatuakik.com, inforumahmurah.co.id, dll
  4. Pastikan nama domain mudah diingat, mudah dibaca dan tidak terlalu panjang.
  5. Sebisa mungkin hindari tanda (-), kecuali kepepeet sekali.

Setelah memiliki gambaran nama domain yang diinginkan, cek ketersediaan domain tersebut (gunakan alat untuk memeriksa domain di bawah).

Catatan: 

Kalau domain yang Anda inginkan statusnya tidak tersedia, berarti domain tersebut sudah ada yang punya. Lupakan dia dan segera cari yang lain, ya! #eh.

 

Sampai disini ada pertanyaan? Jangan ragu untuk bertanya via email, ya!

Memilih CMS

Apa itu CMS?

CMS merupakan singkatan dari Content Management System.  Adalah aplikasi/perangkat lunak berbasis web yang digunakan untuk membuat, menambah atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs web.

Jika kita flash back ke era tahun 90-an awal, website dibuat menggunakan bahasa HTML. Hanya orang yang menguasai bahasa pemrograman HTML yang dapat membuat website. Hal itu tentu menyulitkan bagi orang awam yang ingin membuat website sendiri.

Hingga akhirnya muncul CMS di awal tahun 2000an. CMS hadir memberikan kemudahahan kepada pemilik web untuk mengelola isi webnya tanpa harus berkutat dengan bahasa pemrograman.

Untuk menyederhanakan istilah, CMS bisa kita terjemahkan sebagai “Mesin Web”.

CMS apa yang akan kita pakai?

Saat ini tersedia beragam CMS di dunia, mulai dari CMS yang gratisan hingga yang berbayar. Diantaranya adalah:

  1. WordPress (gratis)
  2. Joomla (gratis)
  3. Drupal (gratis)
  4. Ghost (berbayar)
  5. Sitefinity (berbayar)
  6. Kentico (berbayar)
  7. dll.

Tiap CMS tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun jika ditinjau dari jumlah penggunanya, ada tiga besar CMS yang cukup populer saat ini. Berikut ini grafiknya.

Panduan Membuat Website Sendiri

http://www.opensourcecms.com/general/cms-marketshare.php

CMS dengan market share terbesar adalah WordPress, kemudian disusul oleh Joomla, lalu di Drupal di peringkat ke tiga.

Panduan Membuat Website Sendiri

Top 3 Open Source CMS Market Share. Sumber data: Opensourcecms.com

Nah, berdasarkan data yang telah dipaparkan di atas, CMS mana yang akan kita pakai? Jawabannya adalah:

WORDPRESS!

CMS dengan market share nomor 1 di dunia.

Mengapa WordPress?

Dibalik popularitasnya, WordPress tentu memiliki kelebihan-kelebihan yang perlu kita ketahui. Berikut ini diantaranya.

1# Mudah digunakan

WordPress mudah digunakan, bahkan oleh pemula sekalipun. Cukup dengan beberapa klik Anda sudah bisa memposting artikel ke seluruh dunia.

Proses instalasinya juga mudah. Kurang dari 5  menit Anda sudah bisa memiliki website berbasis WordPress.

2# Mudah ganti desain/tampilan 

Ingin memiliki website yang cantik sesuai dengan keinginan Anda? Ribuan theme WordPress dari yang gratis hingga premium tersedia dan bisa Anda gunakan untuk mempercantik website Anda.

Caranya pun mudah, tinggak klik, klik, klik, selesai!

3# Mudah ditingkatkan fiturnya

Jika dirasa fitur bawaan WordPress belum memenuhi kebutuhan Anda, tersedia berbagai jenis plugin yang dapat Anda install untuk meningkatkan fungsionalitas website Anda.

Tersedia berbagai jenis plugins seperti contact Form, Google Map, Social Media, Guest Book, Gallery, E-Commerce dll yang dapat Anda gunakan secara gratis.

#4 Memiliki dukungan komunitas yang besar

WordPress memiliki jumlah pengguna yang besar. Itu artinya hampir setiap permasalahan yang berkaitan dengan web, akan mudah Anda temukan solusinya.  Cukup ketik permasalahnnya di Google, Anda akan menjumpai banyak artikel blog maupun forum tanya jawab yang berkaitan dengan WordPress.

5# Mendukung mobile device (tablet & smartphone)

Semakin menjamurnya mobile device seperti tablet dan smartphone mengubah cara orang berselancar di internet. Aktifitas browsing pun kini lebih banyak dilakukan menggunakan mobile device. Namun Anda tidak perlu khawatir karena website Anda akan tetap tampil optimal pada layar tablet ataupun smartphone.

6# Cukup aman

WordPress dibuat dengan memperhatikan faktor keamanan yang cukup tinggi. Akan tetapi dengan jumlah pengguna yang cukup besar, ada saja hacker yang terus berusaha mencari celah kelemahan yang ada pada WordPress.

Namun tidak perlu khawatir, rajin mengupdate versi WordPress akan membuat website terbebas dari celah keamanan yang bisa dimanfaatkan oleh hacker.

7# SEO friendly/ramah pada mesin pencari

Hal menarik lainnya adalah WordPress itu dirancang dengan konsep 'ramah pada mesin pencari', dan kita juga bisa meningkatkannya lagi dengan menambahkan plugin SEO (search engine optimization) yang tersedia.

8# Bikin web jenis apa saja bisa

Pada mulanya WordPress  memang dirancang untuk membuat blog. Namun kini WordPress telah berevolusi lebih dari sekedar mesin untuk blog. WordPress kini menjadi CMS yang fleksibel sehingga Anda bisa membuat berbagai jenis website menggunakan WordPress.

Berikut ini jenis website yang dapat dibangun menggunakan WordPress:

  • E-commerce/ toko Online
  • Company profile
  • Rumah Sakit
  • Sekolah
  • Universitas
  • Galeri
  • Furnitur
  • Direktori
  • Forum
  • Listing
  • Real estate
  • Portal berita
  • Jejaring sosial
  • Multi bahasa
  • Lowongan pekerjaan, dll

Tersedia bermacam-macam plugin dan tema yang siap digunakan untuk membuat website seperti harapan Anda.

9# Juga digunakan oleh perusahaan dunia

WordPress digunakan tidak hanya oleh blog personal dan bisnis kecil. Namun lebih dari itu, perusahaan besar dunia sekelas BBC AmericaSony MusicPlayStation, dll juga menggunakan WordPress.

Anda dapat melihat siapa saja yang menggunakan WordPress pada link ini.

10# Mendukung Bahasa Indonesia

Berbagai macam bahasa telah didukung oleh WordPress, salah satunya adalah bahasa Indonesia. Artinya Anda tidak akan mengalami kesulitan dalam mengoperasikan WordPress.

11# WordPress 100% gratis. 

Dengan semua kelebihan di atas, Anda bisa menggunakan CMS WordPress untuk website Anda secara gratis... tis... tis... tis.

--

Intinya WordPress itu , Kereen! So tidak perlu ragu dengan Wordpress.